Suara Generasi Muda
Demo Didepan Kantor Bupati Dairi Bukan Bagian Dari Demo Kelompok Mahasiswa Dairi

Demo Didepan Kantor Bupati Dairi Bukan Bagian Dari Demo Kelompok Mahasiswa Dairi

Sidikalang (SGM)

Kelompok Mahasiswa Dairi yang terdiri dari beberapa kelompok yakni Pergerakan Mahasiswa Islam (PMI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Ikatan Mahasiswa Pakpak Bharat STAI AD (IMPAS) mengatakan bahwa unjuk rasa yang mereka lakukan pada hari Jumat (9/10/2020) di depan Kantor Bupati Dairi dan depan Gedung DPRD Dairi murni hanya menuntut penolakan atas disahkannya Omnibus Law RUU Cipta Kerja, serta pada hari Senin (12/10/2020) merupakan Konsolidasi antara keempat kelompok mahasiswa tersebut dengan DPRD Dairi, serta pada Senin (12/10/2020) DPRD Dairi telah sepakat dan berjanji serta menandatangani surat perjanjian bahwa seluruh aspirasi/tuntutan yang disampaikan oleh Kelompok Mahasiswa pada hari Jumat (9/10/2020) akan disampaikan ke DPR RI serta DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan Ketua Kordinator IMPAS, Indra Maharaja kepada wartawan SGM, Selasa (13/10/2020) melalui telepon selulernya. Disampaikannya mereka merupakan Kelompok Mahasiswa yang secara gamblang menolak disahkannya Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

“Demo didepan Kantor Bupati Dairi bukan bagian dari demo Kelompok Mahasiswa Dairi. Jumat Kami lakukan unjuk rasa dan hari Senin kita sepakat bersama DPRD Dairi bahwa seluruh aspirasi kami akan disampaikan. Jika ada melakukan unjuk rasa selain dari yang kami lakukan, itu merupakan diluar dari kami dan kami tidak tahu menahu tentang hal tersebut karena kami unjuk rasa berdasarkan hati Nurani kami dan tidak ada kepentingan lain maupun ditunggangi pihak luar,” ujarnya.

Disampaikannya, Indra menegaskan bahwa jika ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini dengan dalih ikut tolak Omnibus Law merupakan diluar dari tanggung jawab mereka.
“Dari pemberitaan media, banyak yang mengetahui bahwa hari Senin kami akan kembali ke Gedung DPR untuk menyelesaikan unjuk rasa yang hari Jumat, dari pemberitaan tersebut ada pihak-pihak lain yang dengan sengaja memanfaatkan dan membuat aksi lain. Aksi tersebut menuntut janji-janji kampanye Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu dan Wakil Bupati Jimmy AL Sihombing. Kami tegaskan bahwa mereka bukan bagian dari kami,” tuturnya. (DM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *