Suara Generasi Muda
Harga Pupuk Subsidi Melebihi HET, Petani Pegagan Julu 4 Dairi Mengeluh

Harga Pupuk Subsidi Melebihi HET, Petani Pegagan Julu 4 Dairi Mengeluh

Sidikalang (SGM)

Puluhan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Saroha Nauli, Pegagan Julu 4, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi mengeluhkan tingginya harga beli pupuk bersubsidi pemerintah yang mereka beli dari salah satu kios pengecer resmi. Kelompok Tani (Poktan) dengan 28 Kepala Keluarga (KK) tersebut siap menyampaikan keberatan dengan membubukan tanda tangan.

Demiki disampaikan Ketua Poktan Saroha Nauli, Ricky Manurung kepada wartawan Jumat (12/3/2021) melalui pesan elktronik. Diaukinya, perlakuan tersebut telah melangkahi himbauan Disperindag Dairi sebagai tim Pengawasan Pupuk Subsidi.

“Saat membeli pupuk tersebut, pemilik kios menyampaikan sama kami, kalau ada yang keberatan soal harga pupuk, silahkan datang ke kios ini. Sedangkan kami beli pupuk subsidi ini dari Distributor, ada tambahan biaya pengangkutan dan biaya bongkar muat,” tulisnya.

Dalam faktur bon pembelian pupuk bersubsidi, Ricky menyampaikan, mereka membeli Phonzka Rp. 130.000, SP-36 Rp. 130.000, Urea Rp. 125.000 dan ZA 100.000. Sementara Harge Eceran Tertinggi (HET) phonzka Rp. 2.300/kg atau setara dengan Rp. 115.000/ zak, SP-36 Rp. 2.400/kg atau setara dengan Rp. 120.000/ zak, urea Rp. 2.250/kg setara dengan Rp. 112.000/ zak, demikian juga ZA Rp. 1.700/kg setara dengan Rp. 85.000/ zak.

Kabag Perekonomian Pemkab Dairi, Lipinus Sembiring menjawab wartawan Jumat (12/3/2021) membenarkan HET pupuk bersubsidi. Diakuinya, pupuk bersubsidi tidak boleh dijual di atas HET yang sudah ditetapkan.

“Kami Sekretariat Komisi Pengawas dan teknisnya Perindagkop. Secara bersama-sama kami melukan tugas dan fungsi pengawasan. Kalau terbukti, Komisi Pengawas memberikan sanksi administratif. Kalau dari aparat penegak hukum, bisa mengarah ke pidana,” sebutnya.

Sementara di tempat lain, selain harga pupuk yang tidak merata, pupuk bersubsidi juga sangat susah didapatkan para petani. Mereka berharap, penggunaan kartu tani yang dikeluarkan Pemkab Dairi dapat berlaku dengan maksimal. (RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *