Suara Generasi Muda

Kaldera Toba Ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark, Wakil Bupati Dairi lakukan penanaman Pohon

Silahisabungan (SGM) 

Kaldera Toba akhirnya ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pada Sidang ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris, Prancis, Selasa (2/7/2020). Penetapan tersebut disampaikan oleh Duta Besar RI untuk UNESCO, Arrmanatha Nasir.

Penetapan Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark, merupakan proses panjang dari upaya bersama berbagai pemangku kepentingan baik pemerintah Pusat dan daerah maupun masyarakat setempat yang tinggal di kawasan danau Toba.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Dairi Jimmy AL Sihombing SH sangat menyambut baik dengan ditetapkannya Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark. Hal tersebut diucapkannya, Sabtu (11/7/2020) saat melakukan penanaman pohon kawasan di Silahisabungan, Kabupaten Dairi. 

“Dengan ditetapkannya Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark, tentu memberikan kesempatan dan sekaligus juga tanggung jawab bagi kita semua, khususnya bagi masyarakat Dairi, terutama yang ada di Kecamatan Silahisabungan untuk meningkatkan dan terus menjaga kelestarian lingkungan dan keutuhan dari Kawasan Kaldera Toba ini” ujarnya. 

Jimmy juga menyampaikan, dengan ditetapkannya Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark, dapat mendorong pengembangan perekonomian dan pembangunan berkelanjutan di Kawasan Danau Toba, khususnya di Silahisabungan.

“Melalui pengembangan geo-pariwisata berkelanjutan, terbuka peluang bagi masyarakat setempat untuk promosi budaya, produk lokal serta penciptaan lapangan pekerjaan yang lebih luas” ucapnya.
Masih dalam penuturannya, sebagai upaya mendukung sekaligus menyambut baik dengan ditetapkannya Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark, Jimmy AL Sihombing SH beserta sejumlah Pemuda yang peduli lingkungan melakukan penanaman pohon mangga sekaligus bersih-bersih sampah di Bukit Siattar Atas dan Air Terjun Siringo, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi

“Dengan adanya pengakuan dan perhatian dunia terhadap Kaldera Toba, tentu harus kita dukung bersama-sama. Untuk itu, saya mengajak sejumlah pemuda yang juga peduli lingkungan melakukan penanaman pohon mangga sekaligus bersih-bersih sampah di sekitaran Tao Silalahi ini” ujarnya.(Kiem)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *