Suara Generasi Muda

Masyarakat Keluhkan Seringnya Kosong Stok Darah di RSUD Sidikalang

Sidikalang (SGM)

Warga Sidikalang Kabupaten Dairi mengeluhkan kekosongan stok darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang. Keluarga pasien sering kelabakan ketika membutuhkan tambahan darah. Kepanikan tersebut memuncak pada Selasa (4/8/2020) saat salah satu keluarga pasien membutuhkan golongan darah “A” untuk pasien melahirkan.

“Kami sudah melakukan upaya pencarian darah kepada beberapa rekan, termasuk grup relawan donor darah Dairi, namun tidak berhasil. Bahkan, beberapa pejabat juga sudah melakukan upaya pencarian,” ujarnya dan terkahir diketahui hingga malam hari belum menemukan darah.

Catatan wartawan, hingga saat ini permasalah RSUD Sidikalang belum terlihat adanya penyelesaian dengan baik. Padahal, Bupati Dairi sudah pernah berkantor di RSUD milik Pemkab Dairi itu saat melakukan sidak Rabu 24 Apr 2019 silam. Permasalah yang ada selama ini, soal penanganan persalinan, penanganan penyakit lainnya, selalu dilakukan rujukan hingga saat ini. Bahkan, beberapa kasus kematian pasien sering terjadi di RSUD Sidikalang.

Direktur RSUD Sidikalang, dr Sugito Panjaitan kepada Wartawan Rabu (5/8/2020) menyampaikan, ketersediaan stok darah, tergantung dengan adanya orang yang mendonorkan darahnya.

“Stok darah di RSUD tergantung dengan yg mendonor. Untuk ini kita mengharapkan bantuan kita bersama agar mensosialisasikan ke masyarakat mau mendonorkan darah,” tulisnya menjawab wartawan.

Ditanyakan soal berapa banyak pasien yang selalu dilakukan rujukan dari RSUD Sidikalang, Sugito mengakui rujukan tergantung jenis penyakit. “Pasien yang dirujuk tergantung penyakit dan kondisi pasien, ketersedian alat medis dirumah sakit,” tambahnya. (Kiem)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *